PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN PADA KUALITAS BETON STUDI KASUS RS PTN UNIVERSITAS LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.23960/rekrjits.v24i3.19Kata Kunci:
Atom permukaan beton, kerapatan unsur penyusun beton, kondisi lingkungan, kuat tekan.Abstrak
Pekerjaan pembangunan Rumah Sakit PTN Universitas Lampung dimulai pada tahun 2011, namun terhenti proses pembangunannya serta struktur eksisting tidak mendapat perawatan terhadap kondisi lingkungan. Hal ini mengharuskan dilakukannya evaluasi kekuatan struktur bangunan yang sudah lama terbengkalai. Hasil analisis pengaruh kondisi lingkungan berlumpur, tergenang air, terkena sinar matahari langsung dan terlindung pada material eksisiting beton dan baja tulangan menjadi parameter rencana untuk dibangun kembali RS PTN Universitas Lampung.
Metode dalam penelitian ini dilakukan pengamatan secara visual den pemeriksaan secara khusus pada struktur plat bangunan basement gedung 1,2 dan 3. Pemeriksaan khusus yang dilakukan yaitu core drill test, hammer test, SEM-EDX, uji tarik baja tulangan dan uji lengkung statis baja tulangan.
Terdapat genangan air dan lumpur pada basement gedung 1,2 dan 3 serta terjadi korosi pada tulangan sambungan kolom, plat, dinding penahan tanah dan dinding geser. Berdasarkan hasil uji tarik baja tulangan kondisi eksisting memenuhi persyaratan Pasal 20.2.2.4a SNI 2847-2019 dan hasil uji lengkung statis masih bersifat elastis. Kuat tekan beton kondisi basah (terendam air) 30 MPa dengan tidak terdapat unsur Ca yang disebakan air yang merendam melarutkan Ca. Kuat tekan disebakan unsur Si yang padat karena perendaman sehingga tumbuh optimal. Hasil kuat tekan kondisi terlindung 25 MPa dengan unsur pemberi kekuatan adalah Ca dan Si tetapi kekuatan terseut diruntuhkan oleh C
Unduhan
Referensi
Tim, T.C., Hui, L.Y., Peng, T.C.: The durability of concrete structures in the tropics, dalam Durability of materials and structures in building and civil engineering (ed: Yu, C.W and Bull, C.W), Whittless Publishing, UK, 2006, 37-52
Tim, T.C.: Challenges and opportunities in tropical concreting. Procedia Engineering, 95, 2014, 348-355.
Tam, C.T., Harsono, E., Swaddiwudhipong, S.: Concreting in the tropics: precautions and opportunities. In Concrete durability: achievement and enhancement (ed by Dhir, R.K., Harrison, T.A., Zheng, L., Kandasami, S., 2008, 33-44.
Refani, A.N., Darmawan, M.S., Irmawan, M.: Evaluasi kelayakan struktur gedung tinggi yang terbengkalai selama 15 tahun terhadap gempa berdasarkan SNI 1726–2012. The 2nd Conference on Innovation and Industrial Applications (CINIA 2016), 2018, 153-159.
Zhang S.P., Zong L.: Evaluation of relationship between water absorption and durability of concrete materials. Journal of advances in materials science and engineering, Jan 1, 2014.
Prabowo, H.: Persyaratan durabilitas beton struktural sebagai langkah awal menuju desain umur layan bangunan secara eksplisit. Seminar Nasional Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PIPT). Pontianak, Indonesia: Untan Press. 2017.
Departemen Pekerjaan Umum: SNI-2847-2019-Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Jakarta. Yayasan LPMB, 2019.
Neville, A.M.: Properties of Concrete. England. Prentice Hall. 2002.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
