STUDI KASUS SISTEM DRAINASE YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG

Penulis

  • Siswanto Siswanto Mahasiswa Magister Teknik Sipil Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/rekrjits.v25i1.26

Kata Kunci:

Banjir, kolam retensi, sumur resapan, drainase berwawasan lingkungan

Abstrak

System drainase yang berwawasan lingkungan akan berfungsi sebagai suatu system pengelolaan sumber daya air (konservasi air dan lingkungan) dimana air hujan ditahan di daerah cekungan dan sumur resapan.  Sehingga dengan begitu besarnya debit limpasan dapat dikurangi sedemikian rupa, yang pada akhirnya dapat mengurangi besarnya debit limpasan pada sistem drainase yang ada.  Selain daripada itu pada saat musim kemarau daerah cekungan maupun sumur resapan dapat difungsikan sebagai sumber air.  Guna mencapai tujuan yang diharapkan dari sistem drainase yang berwawasan lingkungan adalah dengan menahan air dengan membuat SRAH dan kolam retensi juga System drainase yang ada dirancang hanya untuk mengalirkan air hujan, sedangkan limbah rumah tangga di buat suatu system instalasi pengelolaan limbah rumah tangga (IPAL).

Didalam analisa drainase yang berwawasan lingkungan ini, perlu di ketahui berapa besar debit banjir yang terjadi, sebelum dan sesudah ada SRAH dan kolam retensi.  Dari hasil penelitian didapat besarnya debit banjir yang terjadi dalam periode kala ulang 5 tahun adalah sebesar 2,552 m3/dt, di kurangi debit sumur resapan sebesar 0,686 m3/dt dan debit tampungan kolam retensi 0,125 m3/dt, besarnya debit banjir yang terjadi setelah adanya SRAH dan kolam retensi adalah sebesar 1,741 m3/dt sehingga terjadi pengurangan sebesar 31,78 %.  Hal ini sangat berpengaruh terhadap dimensi drainase yang direncanakan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Fukuoka, S., Kawashma, M.: Prediction of flood-induced flows in urban residential areas and damage reduction. In International Workshop on Floodplain Risk Management . Committee of International Workshop on Floodplain Risk Management, 187, 1996, 203.

Tobin, G.A., Burrell E.M.: The flood hazard and dynamics of the urban residential land market 1. JAWRA Journal of the American Water Resources Association, 30, 4, 1994, 673-685.

Mustafa, A., Bruwier, M., Archambeau, P., Erpicum, S., Pirotton, M., Dewals, B., Teller, J.: Effects of spatial planning on future flood risks in urban environments. Journal of environmental management, 225, 2018, 193-204.

Mejía, A.I., Moglen, G.E.: Spatial patterns of urban development from optimization of flood peaks and imperviousness-based measures. Journal of Hydrologic Engineering, 14, 4, 2009, 416-424.

Bae, C., Lee, D. K.: Effects of low-impact development practices for flood events at the catchment scale in a highly developed urban area. International Journal of Disaster Risk Reduction, 44, 2020, 101412.

Miguez, M.G., Aline Pires Veról, A.P., Rêgo, F., Ianic Bigate Lourenço, I.B.: Urban agglomeration and supporting capacity: the role of open spaces within urban drainage systems as a structuring condition for urban growth. Urban Agglomeration, 2018, 137-164.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-04-01

Cara Mengutip

Siswanto, S. (2021). STUDI KASUS SISTEM DRAINASE YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG. REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung, 25(1), 22–26. https://doi.org/10.23960/rekrjits.v25i1.26

Terbitan

Bagian

Articles