Studi ketebalan minimum pelat beton bertulang menurut SNI 2847:2019 terhadap kenyamanan manusiaa

Penulis

  • Chatryne Pricillya Ris Mentari Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Lampung
  • Fikri Alami Universitas Lampung
  • Surya Sebayang Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/rekrjits.v26i2.60

Kata Kunci:

Getaran, kenyamanan manusia, pelat beton bertulang, standar nasional Indonesia.

Abstrak

Dalam penelitian ini menunjukan pengaruh dan efektifitas ketebalan minimum pelat beton bertulang terhadap kenyamanan manusia. Penelitian ini memodelkan tiga bangunan kantor dengan nilai Ly/Lx yang berbeda yaitu 2, 1,75, dan 1,5 yang menerima beban manusia yang berjalan lurus pada pelat sebesar 0,7 KN di lantai satu yang dianalisi dengan menggunakan program SAP2000 dan Microsoft Excel. Dari hasil analisis menggunakan program SAP2000 v.18 dilihat bahwa seluruh model memiliki nilai lendutan tidak melebihi batas disyaratkan yaitu L/360. Untuk model 1 percepatan getaran vertikal terbesar pada redaman 0% adalah 0,2550 m/s2 dan redaman 3% adalah 0,1282 m/s2 dengan frekuensi alami vertikal sebesar 13,7371 Hz. Untuk model 2 percepatan getaran vertikal terbesar pada redaman 0% adalah 0,1536 m/s2 dan redaman 3% adalah 0,0879 m/s2 dengan frekuensi alami vertikal sebesar 12,7076 Hz. Untuk model 3 percepatan getaran vertikal terbesar pada redaman 0% adalah 0,1229 m/s2 dan redaman 3% adalah 0,0777 m/s2 dengan frekuensi alami vertikal sebesar 11,5591 Hz. Nilai ini menunjukan bahwa model yang dirancang dengan SNI 2847:2019 tidak memberikan jaminan kenyamanan namun memberikan jaminan keamanan dari getaran yang berlebihan. 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Alami F., Helmi M., Noorhidana V.A.: Fiber reinforced polymer as potential solution for vibration problem in concrete slab for supporting human comfortable. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 739, 1, 2020.

DOI: 10.1088/1755-1315/739/1/012025.

Rimaza D.C., Wiyono D.R.: Pengaruh getaran pada struktur bangunan satu tingkat akibat gerakan manusia. Jurnal Teknik Sipil. 10, 2, 2014,

DOI: 10.28932/jts.v10i2.1388.

Renaldy D.K., Alisjahbana S.W.: Analisis kenyamanan pelat lantai terhadap beban mesin bergetar. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran, dan Ilmu Kesehatan, 2, 1, 2018, 87-95.

SNI 2849.: Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan (SNI 2847:2019). Badan Standarisasi Nasional (BSN), Jakarta, 2019.

Wahyuni E.: Studi kelakuan dinamis struktur jembatan penyeberangan orang (JPO) akibat beban individual manusia bergerak. Jurnal Teknik Sipil, 19, 3, 2012,

DOI: 10.5614/jts.2012.19.3.1.

Murray T. M., Allen D. E.,Ungar E. E.: Floor vibrations due to human activity. American Institute of Steel Construction, United States of America, 2003.

SNI 1727.: Beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain (SNI 1727:2020). Badan Standarisasi Nasional (BSN), Jakarta, 2020.

Bachmann H., Ammann W.: Vibrations in structures: induced by man and machines. IABSE-AIPC-IVBH, Zurich, 1987.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-08-01

Cara Mengutip

Mentari, C. P. R. ., Alami, F., & Sebayang, S. (2022). Studi ketebalan minimum pelat beton bertulang menurut SNI 2847:2019 terhadap kenyamanan manusiaa. REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung, 26(2), 34–39. https://doi.org/10.23960/rekrjits.v26i2.60

Terbitan

Bagian

Articles